Barca Raih Piala Raja, Ini Komentar Luiz Enrique
Pelatih Barcelona memuji skuatnya sebagai "tim para juara" setelah menundukkan Sevilla dalam final Piala Raja sekaligus mengakhiri musim ini dengan empat gelar.
Sukses Barca menaklukkan Sevilla 2-0 di Stadion Vicente Calderon ini tak diperoleh dengan mudah. Mereka harus berjuang hingga babak tambahan untuk bisa memastikan kemenangan lewat gol Jordi Alba pada menit ke-97 dan Neymar (120).
Blaugrana benar-benar harus berjuang maksimal karena hanya bermain dengan 10 orang sejak menit ke-36, karena Javier Mascherano diusir wasit. Tensi pertandingan juga sangat tinggi ditandai dengan 12 kartu kuning serta tiga kartu merah. Sevilla mengakhiri laga dengan sembilan pemain setelah Ever Banega dan Daniel Carrico juga diganjar kartu merah.
Trofi Piala Raja menambah koleksi gelar Barca musim ini menjadi empat setelah sebelum mengamankan gelar Piala Super Eropa, Piala Dunia Klub, serta La Liga. Luis Enrique pun tak bisa berucap hal lain kecuali memuji para pemainnya kendati gagal mempertahankan gelar juara Liga Champions.
"Ini akhir musim yang spektakuler," kata Luis Enrique.
"Final Piala Raja ini sangat sulit. Kami harus bermain sekian lama dengan 10 orang melawan tim seperti Sevilla. Kami mangalami peningkatan pesat dalam hal bertahan. Semua kerja keras kami di La Liga sangat membantu kami dalam meraih trofi ini," ungkapnya.
"Tim ini terbuat dari dari para juara. Kami harus bangga atas para pemain ini. Saat tim dituntut untuk bertahan, kami bisa menutup celah, bersaing, dan bermain bagus. Kami bangga. Kini saatnya menikmati sukses," kata pelatih yang menangani Barca sejak awal musim 2014/15 ini.
Luis Enrique juga menambahkan, "Tahun ini kami memenangkan empat gelar. Dari enam kami meraih empat. Tim ini tak perlu membuktikan apa pun. Tim ini berhasil merebut banyak gelar di bawah pelatih yang berbeda," paparnya.
"Tak ada keluhan soal pemain saya. Kami mendapat tantangan yang tak dimiliki semua orang yakni memenangkan semua gelar namun ini takmungkin. Ini sulit karena ini olahraga yang sangat kompleks," katanya.
Sukses Barca menaklukkan Sevilla 2-0 di Stadion Vicente Calderon ini tak diperoleh dengan mudah. Mereka harus berjuang hingga babak tambahan untuk bisa memastikan kemenangan lewat gol Jordi Alba pada menit ke-97 dan Neymar (120).
Blaugrana benar-benar harus berjuang maksimal karena hanya bermain dengan 10 orang sejak menit ke-36, karena Javier Mascherano diusir wasit. Tensi pertandingan juga sangat tinggi ditandai dengan 12 kartu kuning serta tiga kartu merah. Sevilla mengakhiri laga dengan sembilan pemain setelah Ever Banega dan Daniel Carrico juga diganjar kartu merah.
Trofi Piala Raja menambah koleksi gelar Barca musim ini menjadi empat setelah sebelum mengamankan gelar Piala Super Eropa, Piala Dunia Klub, serta La Liga. Luis Enrique pun tak bisa berucap hal lain kecuali memuji para pemainnya kendati gagal mempertahankan gelar juara Liga Champions.
"Ini akhir musim yang spektakuler," kata Luis Enrique.
"Final Piala Raja ini sangat sulit. Kami harus bermain sekian lama dengan 10 orang melawan tim seperti Sevilla. Kami mangalami peningkatan pesat dalam hal bertahan. Semua kerja keras kami di La Liga sangat membantu kami dalam meraih trofi ini," ungkapnya.
"Tim ini terbuat dari dari para juara. Kami harus bangga atas para pemain ini. Saat tim dituntut untuk bertahan, kami bisa menutup celah, bersaing, dan bermain bagus. Kami bangga. Kini saatnya menikmati sukses," kata pelatih yang menangani Barca sejak awal musim 2014/15 ini.
Luis Enrique juga menambahkan, "Tahun ini kami memenangkan empat gelar. Dari enam kami meraih empat. Tim ini tak perlu membuktikan apa pun. Tim ini berhasil merebut banyak gelar di bawah pelatih yang berbeda," paparnya.
"Tak ada keluhan soal pemain saya. Kami mendapat tantangan yang tak dimiliki semua orang yakni memenangkan semua gelar namun ini takmungkin. Ini sulit karena ini olahraga yang sangat kompleks," katanya.
Post a Comment